Kehidupan di Tiongkok memang tidak terlepas dari dinamika menjalani keseharian sebagai orang yang beragama. Mayoritas masyarakat Tiongkok memang tidak menjadikan agama sebagai sesuatu yang penting untuk mereka. Namun, kebutuhan mengenai “spiritualitas” dan hal-hal yang berhubungan dengan transendental mereka penuhi dengan memercayai arwah para leluhur yang tetap hadir di dalam keseharian mereka di alam materi–manusia hidup.
Namun, identitas mereka yang tidak melihat agama sebagai sesuatu yang penting itu juga menjadi bagian dari seluruh unsur budaya yang dimiliki dan sudah mereka warisi secara kolektif turun-temurun.
Adapun kategori ini akan sedikit banyak membahas mengenai dinamika dan pengalaman-pengalaman pribadi penulis ketika berada di Tiongkok.
Adapun kami selaku orang-orang asing di tanah Tiongkok tentu memiliki semacam forum atau perkumpulan (non-AD/ART) yang menghimpun rekan-rekan beragama muslim yang kami sebut dengan Lingkar Silaturahim Tiongkok. Walaupun media informasi kami belum terlalu bagus dan up-to-date, namun bisa dibilang cukup representatif untuk melihat apa-apa yang sebenarnya sempat kami rasakan selama berada di Tiongkok dalam menjalani aktivitas beribadah dan beragama. Berikut tautan blog kami: