Mudik di Tiongkok, Migrasi Terbesar yang Aman

[Seri konten lawas migrasi dari blog silat-tiongkok.tumblr.com]

Saya merupakan mahasiswa S2 jurusan Bisnis Internasional di University of International Business and Economics, Beijing, Tiongkok. Saat ini saya sudah melewati tahun pertama perkuliahan, yang berarti masih ada efektif 1 tahun lagi masa tempuh studi S2 saya. Saya sebenarnya sudah menempuh perkuliahan di Tiongkok sejak tahun 2011, dimana 2 tahun pertama saya menempuh studi yang setara Diploma 2 untuk program Bahasa Mandarin di Universitas Peking, Beijing. Alhamdulillah seluruh biaya dan tanggungan akomodasi tinggal selama saya menjalani perkuliahan tercakup dalam beasiswa yang diberikan oleh pemerintah Tiongkok (China Scholarship Council). Banyak kisah yang saya alami selama menjalani perkuliahan dan kehidupan di Tiongkok, terutama kisah kehidupan sebagai muslim ketika bulan Ramadhan tiba. Ramadhan tahun ini saya juga sedang menjalani aktivitas magang di perusahaan lokal di Kota Tianjin. Ya, ini merupakan Ramadhan ke 4 yang akan saya lewati di Tiongkok. Continue reading “Mudik di Tiongkok, Migrasi Terbesar yang Aman”

Persepsi orang Tiongkok mengenai Keluarga dan Negara

Aku bukanlah ahli tata negara, ahli makro-ekonomi, maupun ahli administrasi publik. Namun ketika kita tinggal di suatu tempat dalam waktu yang cukup lama, kita tentu akan banyak mendapatkan input mengenai apa-apa yang terjadi di sekitar kita. Terlepas dari ideologi dan sistem pemerintahan yang dianut, aku akan coba memberikan pandangan mengenai bagaimana orang Tiongkok memandang keluarga mereka dan kaitannya dengan negara. Continue reading “Persepsi orang Tiongkok mengenai Keluarga dan Negara”

Kesimpulan dan Penutup

Demikianlah sekelumit kesan-kesan dari pengalaman yang aku pribadi miliki selama berada di Tiongkok. Dengan segenap latar belakang sejarah, jumlah populasi, keragaman etnis, ragam tingkat pendidikan pada individu, menjadikan masyarakat Tiongkok cukup tidak mudah untuk dimengerti.

Namun, dari segala kompleksitas yang terkait dengan sosial, budaya, dan kemasyarakatan masyarakat lokal Tiongkok, sebagai orang asing kita harus menghormati dan berusaha untuk memahami nya. Adapun bila penjabaran dan pendapat yang aku sertakan dalam tulisan ini membuat pembaca menjadi antipati dan enggan untuk berkunjung atau berurusan dengan orang Tiongkok, itu merupakan urusan dan pilihan pribadi masing-masing. Hanya saja, seperti di awal tulisan, aku berusaha untuk menyampaikan hal-hal yang faktual terjadi di Tiongkok mengenai poin-poin yang telah disebutkan. Sehingga harapannya hal-hal yang terkait dengan paradigma awal, ekspektasi, dan asumsi-asumsi lain dapat paling tidak ter-kroscek dengan ulasan-ulasan di atas.

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat.

#nfglobalhub

#nurulfikri

#studyabroad

#studytochina

#learnmandarin

#chineselanguage

#thinkglobal

#improveskill

#dayatawarkompetensi

#traveltochina

#wisatakecina

#tiongkokcinasamasaja

#amazingchina

#explorechina

#wisatayangbeda

#halaltripcina

#seeingisbelieveing

Pengantar Umum Kondisi Sosial Budaya dan Kemasyarakatan di Tiongkok

Tujuan dari ulasan maupun pembahasan hal-hal yang berkenaan dengan sosial, budaya, dan kemasyarakatan ini serta-merta aku tulis guna mencegah kesalahpahaman yang diakibatkan oleh ketidaktahuan, ekspektasi berlebihan, dan hal-hal lain yang membuat pemahaman mengenai interaksi dengan lingkungan yang baru berasa sama sekali tidak mudah. Continue reading “Pengantar Umum Kondisi Sosial Budaya dan Kemasyarakatan di Tiongkok”

Skenario-skenario Kondisi di Tiongkok/Cina

Adapun skenario-skenario yang akan diulas juga bisa dikatakan merupakan tips dan trik ketika menghadapi fenomena atau kondisi yang sangat mungkin terjadi. Nilai-nilai sosial, budaya, dan kemasyarakatan masyarakat lokal Tiongkok sangat berkaitan erat dengan norma-norma maupun hukum yang berlaku di Tiongkok. Sehingga acap kali ditemukan aksi maupun reaksi yang berbeda sesungguhnya merupakan bentuk dari representasi norma dan hukum yang berlaku. Continue reading “Skenario-skenario Kondisi di Tiongkok/Cina”

Skenario 1 Selama di Tiongkok/Cina: Pertemuan Pertama Kali dengan Orang Lokal

Pertemuan pertama kali dengan orang Tiongkok di sini bisa dikatakan ketika kita keluar dari bandara, ketika kita dijemput oleh orang yang sebelumnya telah mengetahui kedatangan kita, ketika kita pertama kali registrasi untuk studi di bagian Tata Usaha (International Affair Office) dan sebagainya. Pertemuan pertama kali ini tidak dimaksudkan dengan ketika kita sedang berada di kafe, restoran atau toko-toko lain semacamnya. Continue reading “Skenario 1 Selama di Tiongkok/Cina: Pertemuan Pertama Kali dengan Orang Lokal”

Skenario 2 Selama di Tiongkok/Cina: Di Kampus atau Lingkungan Institusi Pendidikan

Berbicara mengenai lingkungan kampus maupun institusi pendidikan lainnya, hal yang dapat aku sampaikan adalah masyarakat Tiongkok sangatlah kompetitif dan tidak main-main mengenai pendidikan. Ketika berada di lingkungan kampus dan memiliki rekan orang Tiongkok, maka kita bisa mengetahui bahwa kompetisi itu nyata. Continue reading “Skenario 2 Selama di Tiongkok/Cina: Di Kampus atau Lingkungan Institusi Pendidikan”

Skenario 3 Selama di Tiongkok/Cina: Di Kompleks Tempat Tinggal

Ketika kita tidak tinggal di lingkungan sekolah/kampus, maka kita harus bisa memilih lokasi tinggal yang strategis guna menunjang kebutuhan aktivitas kita sehari-harinya. Lokasi tinggal yang strategis antara lain dekat dengan stasiun kereta bawah tanah (MTR) atau dekat dengan lingkungan universitas. Masyarakat dengan penghasilan rata-rata dan tidak memiliki kendaraan pribadi sangat tertolong dengan jaringan MTR yang sudah sangat maju dan praktis. Justru kalau kita berkendara dengan kendaraan pribadi, kondisi kemacetan di kota-kota besar di Tiongkok tidak jauh berbeda seperti di Jakarta dan sekitarnya—walaupun tidak separah Jakarta. Pemilihan lokasi tinggal yang dekat dengan universitas karena harga sewa cenderung lebih murah dan mudah menemukan banyak tempat seperti restoran, supermarket, dan kebutuhan-kebutuhan harian lain. Continue reading “Skenario 3 Selama di Tiongkok/Cina: Di Kompleks Tempat Tinggal”

Skenario 4 Selama di Tiongkok/Cina: Di Transportasi Umum

Ketika kita sedang menuju Tiongkok dengan menggunakan jasa penerbangan, kita mungkin akan melihat banyak dari penumpang orang Tiongkok yang bersikap agak berbeda dengan norma-norma umum yang dikenal. Seperti misalnya tidak berhati-hati ketika berjalan di lorong pesawat, memiringkan kursi dengan tiba-tiba dan agak kasar, ribut dan selalu berbicara dengan nada tinggi ketika kebanyakan penumpang beristirahat, atau melakukan hal-hal lain yang tidak biasa kita temui ketika melakukan penerbangan internasional lainnya. Untuk hal-hal seperti ini aku pikir tidak perlu untuk terlalu banyak bereaksi, karena orang-orang Tiongkok biasa untuk seperti itu. Ketika ada kejadian yang bisa dikatakan melanggar peraturan di dalam pesawat, misalnya, para pramugari/pramugara sudah terlatih dan akan menindak sesuai dengan peraturan yang berlaku. Continue reading “Skenario 4 Selama di Tiongkok/Cina: Di Transportasi Umum”