Jas Merah Ala Tiongkok

Tulisan ini merupakan script yang saya gunakan untuk mengisi konten di segmen Cha Guan, AsumsiCo https://www.youtube.com/@Asumsiasumsi/playlists, selamat menikmati.

Jas Merah merupakan sebuah jargon yang mahsyur dan dikenal oleh semua kalangan,  dimana jargon tersebut diucapkan oleh praklamator kemerdekaan Indonesia dan juga presiden pertama kita yaitu insinyur Soekarno atau dikenal juga dengan Bung Karno. Jas Merah banyak diketahui merupakan akronim dari jangan sekali-kali melupakan sejarah. Namun itu salah. Yang betul adalah, jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Banyak yang keliru ya?

Menurut Rushdy Hoesein selaku sejarawan dan dosen di Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta, frasa itu diucapkan oleh Bung Karno di pidatonya tanggal 17 agustus 1966 pada pidato kenegaraannya yang terakhir. Continue reading “Jas Merah Ala Tiongkok”

Pengentasan Kemiskinan di Tiongkok, Cuma Propaganda?

Tulisan ini merupakan script yang saya gunakan untuk mengisi konten di segmen Cha Guan, AsumsiCo https://www.youtube.com/@Asumsiasumsi/playlists, selamat menikmati.

Buat kakak-kakak baik hati dan rajin menabung yang sedang menonton episode ini, plis, dengerin dulu penjelasan aku sampai selesai ya. Karena episode yang satu ini mungkin akan banyak yang berpikir bahwa konten ini adalah pesenan. Tapi, sayangnya ini bukan pesenan. Kami di Cha Guan sebetulnya tidak tertarik mempromosikan Tiongkok sebagai negara ya. Hanya saja tentu banyak hal yang bisa kita pelajari, terutama soal pengentasan kemiskinan di sana seperti apa. Silahkan untuk channel yang lain bisa bikin segmen tea house atau kedai teh atau apa gitu ya namanya, untuk bahas misalnya hal-hal apa aja sih yang menarik untuk dipelajari dari suatu negara, khususnya dari negara-negara yang sudah memiliki peradaban tua seperti Tiongkok. Continue reading “Pengentasan Kemiskinan di Tiongkok, Cuma Propaganda?”

Jikalau Cina Men-sanksi Dunia

Tulisan ini merupakan script yang saya gunakan untuk mengisi konten di segmen Cha Guan, AsumsiCo https://www.youtube.com/@Asumsiasumsi/playlists, selamat menikmati.

Di sini gue bisa tegesin dulu kalo gue bukan Bu Connie Bakrie atau Prof Hikmahanto Juwana. Jadi, gue ga akan spesifik bahas mengenai teknis pertahanan, perang teritorial, perang proxy atau sebagainya. Bahasan ini juga sebetulnya adalah bahasan yang menyelip masuk karena mengikuti tren perkembangan konflik Rusia – Ukraina yang mungkin ketika video ini tayang masih terjadi. Walaupun sudah ada beberapa gelombang diskusi tingkat tinggi antara delegasi Rusia dan Ukraina, namun, yang menjadi persoalan justru bukanlah konfliknya, namun perusuh di luar ring nya. Continue reading “Jikalau Cina Men-sanksi Dunia”

Pandangan Masyarakat Cina terhadap Indonesia

Tulisan ini merupakan script yang saya gunakan untuk mengisi konten di segmen Cha Guan, AsumsiCo https://www.youtube.com/@Asumsiasumsi/playlists, selamat menikmati.

Kali ini gue akan coba bahas sesuatu yang cukup enteng, tapi ya mungkin dengan sebagian frase atau kalimat yang juga berpotensi untuk menimbulkan keributan di jagat maya. Gue bisa bilang begitu karena itu hobi klen kan! Hahahaha.

Sebagai generasi muda, kita jangan berbicara dari sesuatu yang imanjiner. Atau juga berbicara dengan hanya mengelu-elu kan masa lalu masa-masa keemasan atau kejayaan entah akar keluarga, silsilah atau apapun itu. Misalnya dari temen-temen ada yang berdarah ningrat, that’s fine, tapi apakah itu membawa dampak saat ini? Continue reading “Pandangan Masyarakat Cina terhadap Indonesia”

Elegi Kereta Cepat

Tulisan ini merupakan script yang saya gunakan untuk mengisi konten di segmen Cha Guan, AsumsiCo https://www.youtube.com/@Asumsiasumsi/playlists, selamat menikmati.

Kereta cepat, tapi bikinnya kok lamaaaaa banget ya? Hahaha.

Tapi, sebelum masuk ke pembahasan. Sekarang gini deh, gue tanya, jawabnya di kolom komentar aja, biar rame, biar ribut kan. Siapa dari temen-temen yang pernah ke Jepang dan coba naik shinkansen? Kalau sudah banyak yang pernah, pertanyaan selanjutnya, pernah ga temen-temen ke Cina, cobain gaotie nya Cina di Cina? Terus, buat yang belum pernah ke Jepang, belum pernah ke Cina cobain kereta cepat di 2 negara tersebut, buat apa ribut-ribut komentarin soal kualitas kereta nya itu nanti gimana? Ukuran objektif nya dari mana? Continue reading “Elegi Kereta Cepat”

One Belt One Road atau Belt and Road Initiative

Tulisan ini merupakan script yang saya gunakan untuk mengisi konten di segmen Cha Guan, AsumsiCo https://www.youtube.com/@Asumsiasumsi/playlists, selamat menikmati.

Karena sohib gw yang agak men-jengkel-kan bernama novi basuki belum menjelaskan apa itu segmen Cha Guan, chaguan artinya kedai teh. Kita sengaja cari nama ini supaya orang lebih mempermasalahkan judul segmen dibanding memperhatikan esensi kontennya. Yang penting rame dulu, naikin sukriber AsumsiCo. Hahaha. Bisa saya katakan pada intinya segmen ini bukan untuk membela Cina atau menjadi juru bicara pemerintah Cina, ngapain, KTP gua Depok kok—dan udah ga tinggal sama bokap, jadi tenang aja buat yang kepo soal itu; gw nongkrong kalo engga di kemang, di tebet—nihao anak-anak jaxel; Continue reading “One Belt One Road atau Belt and Road Initiative”

Kolaborasi Tidak Sama dengan Cuan

Secara kultur sebetulnya Indonesia memiliki kekhasan keguyuban atau kebersamaan yang mungkin jarang ditemukan di negara-negara lain. Tentu dengan kemiripan adat istiadat Bangsa-bangsa di Asia Tenggara, mungkin hanya seluas itu lah ciri khas keguyuban dapat ditemukan. Tapi, bisa kita lihat juga memang di negara-negara lain dengan kebudayaan indigenous lain seperti di Afrika, Amerika Latin atau di negara-negara lainnya, mungkin juga mereka memiliki definisi guyub nya sendiri. Continue reading “Kolaborasi Tidak Sama dengan Cuan”